10 Tempat Bersalju Di Luar Angkasa Selain Bumi

10 Tempat Bersalju Di Luar Angkasa Selain Bumi – Ilmuwan memperkirakan salju tidak cuma turun di Bumi tapi termasuk sanggup berlangsung di tempat-tempat lain di luar angkasa.

Hal ini dipicu oleh temuan ilmuwan antariksa NASA yang menangkap fenomena turunnya salju dan es di planet Mars.

Pada 2012 peneliti melihat salju kering turun di daratan Mars untuk pertama kalinya. Setelah itu, mereka termasuk melihat salju turun sebagian kali di planet merah itu.Bandar Bola

Suhu biasanya Mars capai minus 60 derajat Celcius. Sehingga, suhu ini memadai dingin sebagai syarat terbentuknya salju.

Pada 2008, kendaraan penjelajah Mars NASA, Phoenix, mendapatkan salju yang terbentuk berasal dari air es mirip yang berlangsung di Bumi. Salju ini turun dekat kutub utara Mars.

Selain itu, anggota kutub selatan Mars mempunyai lapisan karbon dioksida beku seperti es kering (dry ice) sepanjang tahun. Pada 2012, untuk pertama kali peneliti mendapatkan hujan salju kering dekat kutub selatan Mars, seperti dikutip LiveScience.

Berikut liat 10 area di luar angkasa yang diteliti pernah turun salju selain di Mars.
1. Planet Mars

Seperti yang sudah disebut, Mars mempunyai lapisan es yang menyusut sejalan jalannya musim, di anggota kutub utara dan selatan planet Mars.

Lapisan es yang dikira mirip dengan salju di Bumi. Namun salju yang jatuh di sana terbuat berasal dari kadar karbon dioksida. Kandungan ini ada di atmosfer Mars, membeku dan jatuh ke permukaan planet sebagai salju.

Mars Reconnaissance Orbiter NASA mengambil alih foto bukit pasir di sekitar kutub utara Mars. Lereng bukit pasir ini secara musiman tertutup salju karbondioksida dan es.
2. Triton

Triton merupakan Bulan terbesar yang dimiliki oleh Neptunus. Tempat ini termasuk mempunyai salju yang turun di daratanya. Ia termasuk dikenal sebagai anggota berasal dari tata surya yang terbilang dingin.

Lapisan atmosfer Triton terdiri berasal dari nitrogen. Sama seperti Mars, kadar salju yang turun. Nitrogen membeku di permukaan yang menutupi Triton dengan es terbuat berasal dari nitrogen beku, seperti dilaporkan EarthSky.

3. Pluto

Jauh berasal dari planet Bumi terkandung Pluto yang letaknya paling jauh berasal dari Matahari. Pada 2016, para ilmuwan didalam misi New Horizon sukses mendapatkan rantai pegunungan di Pluto.

Setelah jalankan penelitian, para ilmuwan tersebut melihat pegunungan tersebut tertutup salju metana dan es.

Ilmuwan menduga di pluto ada sebagian lokasi yang sebagiannya turun salju di musim tertentu.

4. Enceladus

Enceladus merupakan Bulan milik planet Saturnus. Pada lokasi ini ilmuwan menduga Enceladus mempunyai geyser yang mengeluarkan uap air ke luar angkasa.

Air tersebut membeku di langit dan ulang jatuh ke permukaannya seperti salju. Beberapa es termasuk tercipta di Enceladus dan membentuk cincin Saturnus.

Uap air yang terkandung di Enceladus berasal berasal dari lautan panas yang terletak di bawah permukaan bulan. Semua es dan salju menjadikan Enceladus sebagai objek paling terang di tata surya.

5. Io

Io merupakan satu berasal dari gugusan Bulan yang mengorbit terhadap planet Jupiter. Io mempunyai kepingan salju yang terbuat berasal dari belerang.

Pada th. 2001, pesawat area angkasa Galileo NASA mendeteksi butiran salju yang berasal berasal dari belerang tersebut, yang berlokasi di kutub selatan Io. Hasil penelitian menyebut bahwa belerang dapat cepat membeku, memicu kepingan salju yang jatuh ke permukaan.
6. Kepler-13Ab

Kepler-13Ab merupakan planet raksasa panas yang berjarak 1.730 th. cahaya berasal dari Bumi. Planet ini sembilan kali lebih besar berasal dari Jupiter dan mengorbit terlalu dekat dengan bintangnya.

Teleskop Luar Angkasa Hubble mendeteksi adanya bukti titanium oksida yang merupakan kadar mineral yang kebanyakan digunakan untuk tabir surya.

Di sisi Kepler-13Ab yang lebih dingin yang menjauh berasal dari bintang induknya, gravitasi kuat planet ini sanggup memicu titanium oksida jatuh sebagai “salju”.

7. Europa

Europa merupakan tidak benar satu bulan yang dimiliki oleh planet Jupiter. Pada lokasi ini ilmuwan menduga terkandung lautan cairan di bawah permukaan yang jadi es terhadap permukaan Europa.

NASA merencanakan untuk mengeksplorasi lebih jauh temuan tersebut, dan dijadwalkan meluncur terhadap 2020 kemarin.
8. Mimas

Mimas merupakan Bulan kecil yang ada di sekitar planet Saturnus. Meskipun Mimas muncul seperti Bintang yang padam, tapi sebetulnya permukaannya terdiri berasal dari sebuah bola es air dengan diameter 198 kilometer.
9. Bulan Bumi

Lunar Reconnaissance Orbiter NASA adalah tidak benar satu berasal dari sebagian pesawat area angkasa yang sudah mendeteksi es air di kawah bayangan dekat kutub utara dan selatan Bulan.
10. Merkurius

Planet yang lokasinya paling dekat dengan Matahari berlangsung turun salju. Pengamatan oleh pesawat area angkasa MESSENGER NASA beri tambahan pemberian untuk sebuah hipotesis.

Hipotesis tersebut menyebut bahwa Merkurius menaruh es air yang berlimpah dan bahan volatil beku lainnya di kawah kutub.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *