Boeing Masih Pakai Disket untuk Data Pesawat 747

Boeing sedang memakai floppy disk ataupun disket buat muat dasar informasi pelayaran berarti buat pesawat Boeing 747- 400. Perihal itu dikenal sehabis industri keamanan Pena Test Partners mengakses ke Boeing 747 kepunyaan British Airways yang mangkrak dampak endemi virus corona Covid- 19.

Pena Test Partners menciptakan disket berdimensi 3, 5 inci di kokpit, yang dipakai buat muat database pelayaran berarti. Itu merupakan database yang wajib diperbarui tiap 28 hari oleh seseorang teknisi yang tiba tiap bulan dengan pembaruan terkini.

Mengutip The Verge, Jumat( 14 atau 8), konsumen disket buat muat database pelayaran berarti untuk Boeing 747 bukan perihal yang mencengangkan. Karena, banyak dari pesawat Boeing 737 pula memakai floppy disk buat muat fitur lunak avionik sepanjang bertahun- tahun.

Apalagi, informasi mengatakan dasar informasi yang ditaruh pada disket terus menjadi besar.

Mengutip Extreme Tech, pesawat Boeing 747- 400 awal kali bekerja pada akhir 1980- an kala disket 3, 5 inci ialah suatu yang mutahir dengan ruang penyimpanan berformat 1, 44 MB.

Ruang avionik terletak di kokpit di dasar panel penjaga. Bagi Pena Test, fitur lunak itu menginginkan pembaruan tiap 28 hari supaya pesawat mengenali status terbaru dari seluruh lapangan terbang, rute penerbangan, alas pacu, serta serupanya.

Sebab disket menaruh sedemikian itu sedikit informasi, pembaruan umumnya hendak terhambur di 8 disket. Seseorang insinyur wajib mendatangi tiap pesawat tiap bulan buat muat seluruh pembaruan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *