Detik Detik Menegangkan Neil Armstrong Manusia Pertama Yang Melangkah Ke Bulan

Detik Detik Menegangkan Neil Armstrong Manusia Pertama Yang Melangkah Ke Bulan

Pada 21 Juli 1969 kala Amerika Serikat bagian timur, umat manusia untuk pertama kalinya udah menjejakkan kaki di tanah yang mirip sekali berbeda, Bulan. Sejarah misi Apollo 11 yang dicetak 50 tahun lalu ini tak lekang oleh waktu. Neil Armstrong jadi manusia pertama yang melangkah di tanah asing itu.

Detik Detik Menegangkan Neil Armstrong Manusia Pertama Yang Melangkah Ke Bulan

Langkah Armstrong sesudah itu diikuti oleh “Buzz” Aldrin. Sementara Michael Collin kawan mereka, menunggu di orbit Bulan. Ia mengawasi pendaratan itu berasal dari modul komando Columbia,Taruhan Bola bekal salah satu untuk mempunyai ketiga pria ini ulang ke Bumi.

Mereka berdua turun ke Bulan menggunakan pesawat antariksa yang diberi nama Eagle. Serupa bersama lambang negara Amerika Serikat.

Sabtu, 20 Juli malam Eagle mendarat pukul 20:17 UTC. Mereka taruhan bola mendarat di lokasi yang dinamakan Sea of Tranquility (lautan ketenangan). Meski demikian, pendaratan itu jauh berasal dari kata tenang.

“Penerbangan itu benar-benar menegangkan dan (kami) risau apa yang akan berlangsung selanjutnya,” mengerti Collins, seperti dikutip AFP.

Neil Armstrong memecah ketegangan bersama melapor ke Houston, “Houston, di sini Markas Tranquility. Eagle udah mendarat.”

“Roger, Markas Tranquility,” jawab Charlie Duke, yang jadi komunikator kapsul itu berasal dari area kendali di Houston.

“Kami mendengar Anda di daratan. Ada sejumlah orang yang udah membiru. Sekarang mereka udah sanggup bernafas lagi,” candanya.

Butuh enam jam bagi Armstrong dan Aldrin sebelum akan akhirnya turun berasal dari Eagle. Ketika mereka turun dan laksanakan observasi, mereka perlu buat persiapan peralatan kamera televisi untuk mengabadikan momen itu sendiri.

Mereka buat persiapan satu kamera televisi di seberang Eagle, empat kamera panorama. Mereka terhitung meletakkan peralatan eksperimen gempa di Bulan dan laser retroreflektor. Retroreflektor ini digunakan untuk mengukur secara presisi jarak Bumi dan Bulan hingga hitungan milimeter bersama langkah menembakkan laser berasal dari Bumi.

Sebagai eksperimen pendaratan pertama, NASA pun merancang eksplorasi minimal. Penjelajahan para kru tak dulu jauh berasal dari Eagle dan penjelajahan cuma berlangsung selama 2,5 jam.

Jika diberi perbandingan, mereka menjelajah duapertiga berasal dari panjang lapangan bola pada penjelajahan pertama ini. Hal ini ditunaikan demi melindungi berasal dari resiko yang tak diinginkan, seperti dilansir berasal dari web NASA.

Misi Apollo 11 berhasil membuktikan mendarat di Bulan sanggup ditunaikan bersama cukup mudah. Sehingga, pada misi-misi Apollo berikutnya, NASA meningkatkan luas jelajah para astronautnya. Tidak ulang cuma selama lapangan bola.

Setelah misi selama 2,5 jam itu usai. Armstrong dan Aldrin ulang ke Eagle sembari menunggu perintah berasal dari Bumi. Sembari menunggu, mereka berdua tak sanggup tidur nyaman.
Sebab, Eagle tida dirancang sehingga para astronaut ini sanggup tertidur. Alih-alih mereka perlu memejamkan mata sembari duduk. Selain itu, penjaga suhu di didalam Eagle benar-benar dingin sehingga mereka sanggup tidur tenang.

Para peneliti NASA pun mengerti perihal ini. Maka disaat mereka udah selesai laksanakan persiapan para astronaut ulang ke Bumi, mereka menyapa, “Markas Tranquility, Markas Tranquility, Houston, Ganti.”

Armstrong menjawab, “Selamat pagi, Houston. Markas Tranquility. Ganti.”

“Hari yang panjang udah berakhir. Waktunya ulang pulang, ke Bumi, untuk tidur malam yang nyenyak,” seperti dikutip berasal dari Orlando Sentinel.

NASA sesudah itu memperbaiki kasus kenyamanan tidur para astronaut. Sehingga, pada misi Apollo 12 mereka udah merancang modul baru dimana para astronaut sanggup tidur terlentang di daerah kecil menggunakan hammock.

Armstrong, Aldrin, dan Collin berhasil mendarat di Bumi bersama selamat pada 24 Juli 1969. Para astronaut ini sesudah itu perlu dikarantina selama 21 hari untuk memastikan mereka tidak mempunyai virus dan bakteri luar angkasa.

Enam misi Apollo ke Bulan (Apollo 11, 12, 14, 15, 16, 17) berhasil mengumpulkan 382 kilogram batuan Bulan. Batuan ini terdiri berasal dari berbagai macam jenis, mulai berasal dari basalt, batuan pegunungan kuno, hingga batu yang hancur akibat benturan yang disebut breksi.

Pendaratan Apollo 12 lebih-lebih berhasil mempunyai batuan meteorit pertama yang ditemukan tidak cuman di Bumi yang dinamakan krondrit berkarbonasi berasal dari Kawah Bench.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *