Fakta Di balik Foto Struk Kena Tilang

Fakta Di balik Foto Struk Kena Tilang

Foto struk pembayaran jalur tol Jombang-Mojokerto membuktikan keterangan pembayaran tarif tol dan nominal tilang yang perlu dibayarkan beredar. Foto itu dipastikan adalah hoaks.

Sebuah foto struk pembayaran tol Jombang-Mojokerto beredar di aplikasi WhatsApp. Foto struk selanjutnya membuktikan tarif tol Rp17.500 terhadap 21 Juli 2020. Kemudian tercantum “Kecepatan umumnya Anda>100km/jam” dan balance Rp71.500.

Menurut penelusuran merdeka.com, unggahan foto struk bayar tol selanjutnya adalah tidak benar. Dalam artikel Kompas.com berjudul “[HOAKS] Bayar Tol Rp 17.500 Kena Tilang Rp 71.500 di Exit Toll Jombang” terhadap 27 Juli 2020, dijelaskan bahwa itu bukan ongkos denda yang ditagihkan.

Head of Corporate Communication Astra Infra Danik Irawati meyakinkan bahwa kabar yang beredar dan tengah viral di media sosial dan kelompok obrolan mengenai tarif tol dan ongkos tilang di pintu nampak (exit toll) Tol Jombang-Mojokerto, Jawa Timur, hoaks dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Klarifikasi selanjutnya disampaikan Dani kepada awak media terhadap Senin (27/7/2020).

Menurut Danik, informasi hoaks dan tidak bisa dipertanggungjawabkan selanjutnya viral sejak tanggal 21 Juli 2020 dan masih berlangsung sampai waktu ini.

“Kami mengidamkan mengklarifikasi bahwa berita selanjutnya adalah hoaks. Tertulis tarif Rp 17.500, bersama dengan ongkos tilang Rp 71.500 yang dikenakan akibat pengemudi melebihi kecepatan rata-rata,” tahu Danik.

Kondisi yang benar adalah bahwa pengguna jalur tol sudah mengemudikan kendaraannya bersama dengan kecepatan umumnya 100 kilometer per jam.

“Dan tulisan mengenai kecepatan umumnya terhadap struk tol selanjutnya berwujud informasi bahwa kendaraan selanjutnya sudah melebihi batas kecepatan rata-rata,” tahu Danik.

Dia menegaskan, pihak pengelola Tol Jombang-Mojokerto termasuk tidak lakukan penilangan.

Adapun tulisan balance yang dicantumkan adalah sisa saldo kartu tol elektronik (e-toll) punya pengguna jalur senilai Rp 71.500.

“Jadi, itu bukan ongkos tilang,” imbuh dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *