Mengenal Lebih Dekat Software Cellebrite Yang Digunakan Polisi

4npm – Menurut laporan, polisi menggunakan perangkat lunak bernama Cellebrite untuk mengekstrak data dari peralatan atau barang bukti yang disita terdakwa dalam Kasus Ujaran Kebencian Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jumhur Hidayat.

Mengenal Lebih Dekat Software Cellebrite Yang Digunakan Polisi

Dikatakan bahwa Cellebrite mampu melacak rekam jejak aktivitas yang dilakukan di perangkat tersebut. Pengguna kemudian dapat mengambil data untuk proses analisis.

“Jika ponsel sudah ada di tangan penyidik, Cellebrite hanya bisa menganalisis atau mengambil data dari ponsel (HP),” kata Ruby Alamsyah, CEO Perusahaan Forensik Digital Indonesia, saat dihubungi, Selasa (6/4).

Selain itu, Cellebrite juga dikatakan mampu mengembalikan data yang terhapus. Namun, fungsi ini terjadi selama data yang dihapus bukan merupakan data terbaru dari tumpukan.

Ruby mengatakan, Cellebrite adalah software yang digunakan polisi untuk melakukan analisis forensik pada perangkat pintar seperti ponsel, tablet, dan perangkat lainnya.

Dia berkata: “Cellebrite adalah perangkat lunak forensik seluler. Apa itu? Perangkat lunak untuk analisis forensik perangkat seluler atau tablet seluler atau gadget lainnya.”

Di sisi lain, Ruby mengatakan bahwa software tersebut berbeda dengan perangkat penyadap yang sering digunakan untuk keperluan intelijen. Ia mengatakan bahwa Cellebrite dapat dibeli oleh siapa saja, baik itu instansi pemerintah maupun masyarakat umum.

Ruby berkata: “Perangkat lunak tersebut dapat berupa perangkat lunak untuk keperluan umum atau perangkat lunak komersial. Siapa pun dapat membelinya, baik itu organisasi swasta atau lembaga pemerintah. Jika perangkat lunak penyadap atau intelijen mereka sendiri dibatasi, sektor swasta tidak dapat membelinya. “

Ruby juga menegaskan bahwa software tersebut hanyalah software forensik digital, bukan alat yang berfungsi sebagai penyadap jarak jauh.

Dia berkata: “Jadi, ini bukan perangkat lunak penyadap atau perangkat lunak intelijen, tetapi hanya perangkat lunak forensik digital khusus untuk perangkat seluler.”

Sebelumnya, Mabes Polri dikabarkan menggunakan peralatan buatan Israel dan Cellebrite untuk menyerap jejak digital Jumhur Hidayat. Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan terdakwa Jumhur dalam kasus penyebaran berita hoax, Senin (5/4).

Cellebrite adalah aplikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang dikembangkan oleh Israel Digital Intelligence Corporation. Alat ini dapat mengambil data dari perangkat elektronik (seperti perangkat, komputer, tablet, kartu penyimpan data (memory card)) hingga perangkat keras penyimpan data (hard disk).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *